PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI DISIPLIN POSITIF
By. Joni, M.Pd.
Secara umum disiplin positif
adalah suatu pendekatan untuk menerapkan disiplin dari dalam diri anak tanpa
hukuman dan hadiah. Disiplin positif perlu diterapkan baik dalam lingkungan
keluarga maupun lingkungan sekolah. Dengan menerapkan disiplin positif,
diharapkan tindak kekerasan dapat dihindari (ditsmp.kemdikbud.go.id). Penerapan
disiplin positif merupakan tujuan dari pembentukan karakter siswa untuk
mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini sangat penting untuk diajarkan dan
dibiasakan pada siswa sejak dini. Disiplin positif membentuk karakter positif
siswa agar kelak ia mampu menentukan sendiri mana tindakan yang harus dilakukan
dan mana yang sebaiknya dihindari dalam kehidupannya sehari-hari. Pendekatan
ini juga mengajarkan siswa untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, tertib,
serta memiliki rasa hormat dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Orang tua adalah
pendidik utama. Siswa lebih banyak meniru kebiasaan yang didapatnya dari rumah
maupun lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan filosofi pendidikan menurut Ki
Hajar Dewantara “Setiap orang menjadi guru, Setiap rumah menjadi sekolah”
yang berarti pendidikan dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, dan oleh
siapa saja. Melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila, hal-hal baik perlu dibiasakan
di sekolah agar terbentuk karakter atau kebiasan baik pada siswa.
Disiplin positif wajib
dimiliki oleh seluruh warga sekolah, tidak hanya guru atau kepala sekolah. Penerapan
disiplin positif bukanlah hukuman fisik yang dahulu diterapkan oleh sebagian
besar dunia pendidikan kita. Disiplin lebih fokus pada apa yang kita harapkan
diperoleh oleh siswa dalam belajar. Disiplin juga merupakan upaya agar siswa
mampu belajar dengan baik dan memperbaiki perilaku yang salah.
Penerapan disiplin
positif dapat dimulai dari mengidentifikasi kasus dan penyebabnya, sehingga dapat
dicari solusi serta langkah atau metode yang edukatif yang tepat. Dengan
pemahaman yang komprehensif terhadap suatu kasus, maka seorang guru akan
memiliki kesempatan untuk menentukan pemecahan masalah tanpa melakukan tindakan
yang kontraproduktif terhadap upaya penerapan disiplin positif dan hakekat
pendidikan.
Profil Pelajar
Pancasila memberikan dasar yang kuat untuk membentuk karakter yang baik,
menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, serta berkontribusi dalam
masyarakat berdasarkan semangat Pancasila. Melalui disiplin positif dapat tercipta
karakter siswa yang bertanggung jawab, bermartabat, mampu menghadapi perkembangan
serta tantangan dunia yang kompleks dengan sikap yang positif.
Sebagaimana tertuang
dalam Al Qur’an pada Surat An Nisa Ayat 59:
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ
مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي شَيۡءٖ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ
إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ
وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلًا






0 komentar:
Posting Komentar