Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Pages

Uapaya Terbaik Memaksimalkan Pendidikan Literasi dan Sastra Serta Bahasa

 

ISBN: 978-623-157-062-8

Nomor DOI: 10.5281/zenodo.10641363

Alamat DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.10641363

Upaya Meningkatkan Budaya Literasi Sekolah serta Mendukung Kegiatan Perpustakaan dan Minat Baca Siswa dengan Berbagai Kegiatan Literasi di SMP Global Islamic School Jakarta

Joni, M.Pd.[1]

SMP Global Islamic School

 

Duta literasi dapat membantu meningkatkan minat baca siswa serta meningkatkan kunjungan ke perpustakaan dengan berbagai giat kegiatan literasi

 

Upaya dalam mengatasi permasalahan literasi di sekolah yang masih rendah, hendaknya melibatkan semua warga sekolah agar kegiatan literasi dapat berjalan dengan baik dan minat baca tulis siswa semakin tinggi. Dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pendidik, maka diperlukan sebuah program yang mampu menumbuh kembangkan partisipasi aktif warga sekolah untuk meningkatkan dan menggalakkan budaya membaca buku di sekolah maupun di luar sekolah. Era globalisasi membuat semua menjadi semakin mudah dan terbuka. Arus informasi menjadi semakin kencang dan beragam. Perkembangan teknologi pada alat komunikasi, membuat jarak antar manusia untuk berkomunikasi semakin tidak terbatas. Membaca merupakan salah satu keterampilan yang paling penting yang harus dimiliki siswa sejak usia dini. Segala sesuatu yang terjadi dalam proses pembelajaran tergantung pada kemampuan membaca dan menulis. Dengan kemampuan membaca dan menulis yang tertanam dalam diri setiap siswa maka tingkat keberhasilan literasi di sekolah dan masyarakat akan meningkat.

Salah satu solusi dalam mengatasi masalah literasi yang rendah dengan membentuk tim duta literasi sekolah yang didukung oleh warga sekolah dan perpustakaan sekolah. Pembentukkan duta literasi sekolah berisikan siswa - siswi di sekolah yang mempunyai dasar gemar membaca, sehingga program duta literasi ini dapat digiatkan dan menjadi inspirasi warga sekolah dalam berkarya pada kegiatan literasi. Program ini merupakan program yang bersinergi dengan program perpustakaan sekolah. Dengan demikian warga sekolah semakin mudah dalam mengakses berbagai macam buku bacaan serta macam-macam publikasi karya. Gerakan literasi sekolah dibutuhkan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan masyarakat Indonesia gemar membaca. Sehingga indeks tingkat membaca secara Nasional semakin tinggi dan masyarakat tidak buta huruf serta bertambah wawasan keilmuan dan pengalaman belajar. Program literasi sekolah tidak hanya sekedar tentang kegiatan membaca dan menulis, namun dapat berkembang terhadap jenis literasi yang lain. Banyak sekali jenis-jenis literasi serta manfaat dari literasi.

Orang yang melek huruf adalah salah satu yang dapat, dengan pemahaman, baik membaca dan menulis pernyataan sederhana singkat padanya kehidupan sehari-hari (UNESCO, 2014:12). Istilah literasi kini sudah berkembang maknanya sehingga istilah literasi tidak hanya sekedar kemampuan siswa dalam membaca maupun menulis. Akan tetapi literasi sekarang sudah berkembang ke arah yang lebih umum dan luas maknanya. Literasi di era moderen sekarang ini merupakan sebuah skill/keahlian individu untuk menggali seluruh potensi dan kemampuan yang dimiliki siswa agar siswa tersebut tumbuh dan berkembang dengan baik. Literasi membutuhkan serangkaian kemampuan siswa untuk menyampaikan dan mendapatkan informasi dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Gb. 1                                                               Gb. 1

Pelantikkan Duta Literasi Sekolah                   Anggota Duta Literasi
SMP Global Islamic School                             SMP Global Islamic School

 

Era digitalisasi menggiring seluruh siswa mengakses internet dan tentunya siswa mengetahui dan membaca segala hal tentang berita maupun informasi yang mendunia. Literasi juga didefinisikan sebagai kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi, membaca, berbicara, menyimak dan menulis dengan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika di definisikan secara singkat, literasi yaitu kemampuan menulis dan membaca (Elizabeth Sulzby:1986).

Selain mengerakkan program duta literasi, perlu langkah untuk mengubah pola pikir literasi dengan membiasakan siswa dan masyarakat untuk gemar membaca dimanapun serta memasukkan kegiatan membaca dan menulis ke dalam proses belajar mengajar di kelas. Beberapa kegiatan literasi yang di laksanakan di SMP Global Islamic School diantaranya:

1.    Lomba bulan bahasa

2.    Pojok membaca

3.    Bedah buku

4.    Presentasi hasil bacaan

5.    Seminar literasi numerasi

6.    Seminar literasi digital

7.    Seminar literasi sosial

8.    Bedah buku

Dengan demikian literasi pada akhirnya dapat membentuk siswa dan warga sekolah yang kritis yang dapat membentuk menjadi masyarakat berpengetahuan.

Pembelajaran literasi dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana pembelajaran literasi untuk mengembangkan potensi anak. Yakni, kompetensi kata, kalimat dan teks. Pembelajaran literasi di sekolah bertujuan untuk mencapai kompetensi literasi siswa. Tujuan pembelajaran literasi di atas bukan digunakan dalam bidang bahasa saja, melainkan untuk mengembangkan berbagai disiplin ilmu lainnya (Yunus Abidin, 2017: 23).

Perpustakaan sekolah sekarang ini melakukan langkah-langkah yang terbaik dalam menunjang untuk meningkatkan kegiatan literasi, baik melalui perpustakaan keliling maupun perpustakaan digital agar fasilitas ini dapat mempermudah masyarakat mengakses dan memminjam buku yang ingin dibaca.

Selain itu juga perpustakaan dapat mengoptimalkan pemahaman tentang keberadaan perpustakaan sebagai salah satu akses untuk mendapatkan informasi. Literasi perpustakaan memberikan pemahaman bagaimana cara membedakan bacaan buku fiksi dan nonfiksi, serta memanfaatkan koleksi referensi buku bacaan maupun penggunaan katalog.

Literasi perpustakaan  yang merujuk pada kemampuan individu untuk menggunakan perpustakaan dengan efektif, memahami informasi yang disajikan, juga mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengevaluasi, mengolah, dan menggunakan sumber daya informasi.

Program duta literasi merupakan suatu usaha kegiatan yang bersifat partisipatif yang melibatkan warga sekolah, akademisi, penerbit, media massa, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Budaya membaca merupakan kegiatan positif yang perlu dikembangkan sejak usia dini, bahkan sejak bayi dalam kandungan ibunya. Seorang ibu yang membacakan buku cerita pada si bayi, sebagai sarana komunikasi dengan harapan kelak mengalir kebiasaan baik gemar membaca. Pentingnya membaca dalam menumbuhkan minat baca harus terus dikembangkan secara terus menerus agar menjadi suatu kebiasaan membaca yang pakem.

Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan membaca, diantaranya mudah mendapatkan informasi, ilmu pengetahuan, mengasah kemampuan otak. Orang-orang hebat di dunia yang telah memberikan kontribusinya berawal dari membaca dan kecintaannya pada buku. Untuk meningkatkan ketertarikan dan minat siswa dalam membaca, sudah menjadi tugas guru, sekolah, perpustakaan, duta literasi dan warga sekolah untuk menarik perhatian siswa sehingga mereka tertarik untuk membaca buku perpustakaan dengan koleksi buku yang menarik serta banyak baik yang digital maupun non digital. Semakin siswa memiliki minat baca yang tinggi maka anak semakin berpotensi untuk memajukan bangsa ini dengan ilmu pengetahuan.

 

Daftar Pustaka:

Abidin,Yunus, 2017, Pembelajaran literasi numersi. Bumi Aksara.

Kemendikbud. 2016. Panduan Pemanfaatan dan Pengembangan Sudut Baca Kelas dan Area Baca Sekolah untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktoral Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23, Tahun 2015: Menyusun strategi yang diberi nama Gerakan Literasi Sekolah.

Undang-undang No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Teale, William & Sulzby, Elizabeth. 1986. Emergent Literacy: Writing and Readding. Norwood, NJ: Ablex Publishing Coorporation. University of Minnesota.

https://sevima.com/pengertian-literasi-menurut-para-ahli-tujuan-manfaat-jenis-dan-prinsip/ di akses pada hari senin, 6 November 2023, Pkl. 14.13 wib.

https://www.kompas.id/baca/opini/2023/10/12/tentang-literasi, di akses pada hari Selasa, 7 November 2023, Pkl. 09.15 wib.

https://www.unesco.org/en/literacy, di akses pada hari Selasa, 7 November 2023, Pkl. 10.00 wib.

 

 



[1] Penulis lahir di Jakarta, 26 Juni 1972, merupakan Guru Bidang Studi Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Menyelesaikan studi S1 di Universitas Negeri Jakarta di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Tahun 1999. Menyelesaikan studi S2 di Program Pasca Sarjana, Program Studi Teknologi Pendidikan di Universitas Islam As-Syafi’iyah Tahun 2014, Dan Mengajar di SMP Global Islamic School dari Tahun 2002 hingga sekarang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar